Kampung kita

Alkisah,pada suatu hari disini di Kampung Kelapanunggal yang sejuk dan nyaman ketika itu udara begitu segar karena pohon-pohon tumbuh disini menghiasi kisi-kisi rumah kita,pelataran-pelataran masih luas tak sesak ketika nafas.Di Kelapanunggal kita lahir,yang lahir di tahun 50an mungkin sekarang sudah tinggal sedikit,yang 60-70an sudah mulai tua,nahhh....,saya 80an sudah pertengahan sedikit mengalami keasrian Kelapanunggal ketika perkampungan disini masih banyak tanah yang kosong untuk tempat bermain,pohon-pohon besar disini masih banyak,burung-burung bernyanyi dengan indah,ketika malam belum ada listrik seperti saat ini hanya lampu onteng yang menerangi rumah-rumah pada saat itu,ada juga sebagian yang sudah memakai lampu petromak,ahhh indah sekali ketika purnama dimalam hari bisa memungut buah-buahan seperti buah Mangga atau Sawi yang dijatuhkan oleh kelelawar,belajar mengaji dengan hanya menggunakan lampu minyak tanah namun semua itu tak membuat kita berkeluh kesah dengan keadaan,beda sekali dengan saat ini ketika listrik di rumah kita padam???.
Walhasil di Kelapanunggal beraneka ragam suka dan duka ada disini,semua cerita dan pengalaman masih terngiang dalam benak ingatan.
Ini sinopsisku,lalu bagaimana dengan sinopsis anda?
Para handai taulan adik-adik dan saudara bisa tuangkan sinopsis anda disini di Kelapanunggal kampung kita yang tercinta.
Anda bisa kirim cerita dan pengalaman via email,fesbuk,weA,atau lainnya.

Komentar